Pengertian Sistem

Dari berbagai penelitian, Sistem dapat diartikan bahwa sistem adalah terdiri dari kumpulan elemen elemen yang saling bekerja, sama saling terhubung, saling berkaitan dan terintegrasi satu sama lain dalam melakukan suatu proses untuk mencapai suatu tujuan. Pada sebuah sistem yang besar dapat terdiri dari beberapa sub sistem kecil lainnya yang tetap saling terhubung Antara sub sistem yang satu dengan subsistem yang lain.

Pengertian Informasi

Informasi adalah Data yang di olah menjadi suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan pada saat ini atau di masa yang akan datang. Informasi juga merupakan fakta fakta atau data yang telah diproses sedemikian rupa atau mengalami proses transformasi data sehingga berubah bentuk menjadi informasi.

Menurut jogiyanto. Informasi sebagai data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima dan membutuhkannya. Jadi. Disimpulkan bahwa pengertian dari informasi merupakan hasil dari pengolahan data yang memberikan makna atau arti sehingga dapat bermanfaat bagi yang menggunakannya.

Untuk memberikan manfaat. Informasi harus memiliki kualitas. Kualitas merupakan. Memenuhi keinginan dan kebutuhan dari pengguna. Terdapat beberapa. Kantor yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas dari sebuah informasi seperti relevance. Selain nas dan under stand ability. 

indikator relevance. Dapat diartikan bahwa kualitas informasi yang dihasilkan sebuah sistem dikatakan baik apabila relevan atau sesuai terhadap kebutuhan pengguna. 

Indikator accurate mengartikan bahwa informasi yang akurat akan sangat bermanfaat untuk pengambilan keputusan oleh pengguna. Informasi yang kurat berarti harus bebas dari kesalahan sehingga tidak menyesatkan pengguna serta menggambarkan dengan jelas maksud dari informasi yang dihasilkan oleh sebuah sistem. 

Indikator Completeness berarti. Informasi yang dihasilkan oleh sebuah sistem Dapat dinyatakan berkualitas apabila informasinya lengkap. Kelengkapan informasi mencakup seluruh informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dalam menggunakan sistem.

Indikator timelines. Pastikan bahwa sebuah. Akan mempunyai kualitas yang baik apabila informasi yang dihasilkan bersifat tepat waktu. Informasi yang sampai kepada pengguna tidak boleh telat karena untuk digunakan sebagai pengambilan keputusan. Informasi yang digunakan harus tepat waktu dan up to date. 

Selain itu, informasi juga harus bersifat understandability sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami dan digunakan oleh para penggunanya.

Pengertian Geografi

Geografi berasal dari bahasa yunani yaitu geo(s) dan graphein. Geo(s) berarti bumi, sedangkan graphein berarti menggambarkan, mendeskripsikan, atau mencitrakan. Geografi adalah ilmu yang mempelajari atau mengkaji bumi dan segala sesuatu yang ada di atasnya seperti flora, fauna, iklim, penduduk, dan segala interaksinya. Selain itu, geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Secara singkat geografi merupakan ilmu yang menggambarkan tentang kebumian.

Pengertian Sistem Informasi Geografis

Secara singkat sistem informasi geografis merupakan sistem informasi komputer yang digunakan untuk mengolah data yang berhubungan dengan informasi geografis. Sistem informasi geografis menampilkan informasi dalam bentuk grafis dan biasanya menggunakan peta sebagai tampilan antarmuka.

Komponen SIG

  1. Hardware
  2. Software
  3. Data
  4. Brainware

Karakteristik sistem informasi geografis.

  1. Merupakan suatu sistem hasil pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak untuk tujuan pemetaan.
  2. Melibatkan ahli geografi, informatika dan komputer serta aplikasi terkait. 
  3. Masalah dalam pengembangan yang meliputi cakupan, kualitas dan standar data, struktur model dan visualisasi data, koordinasi, kelembagaan dan etika pendidikan ekspor system di sisian support system serta penerapannya.
  4. Data dikaitkan? Letak geografis dan terdiri dari data tekstual. Maupun grafik.
  5. Bukan hanya sekedar merupakan pengubahan peta konvensional ke dalam bentuk peta digital untuk kemudian disajikan, dicetak atau diperbanyak kembali.
  6. Mampu mengumpulkan, Menyimpan mentransformasikan, menampilkan memanipulasi, memadukan dan menganalisis data spasial dari fenomena geografis suatu wilayah.
  7. Mampu menyimpan data dasar yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu masalah. Contoh penyelesaian masalah yaitu perubahan iklim yang memerlukan informasi dasar seperti curah hujan, suhu angin, kondisi awan dan dasar biasanya dikumpulkan secara berkala dan dalam jangka waktu yang panjang.

Manfaat sistem informasi geografis.

Sistem informasi geografis mengkombinasikan informasi berupa data spasial dan data non spasial dari berbagai sumber untuk menjawab berbagai macam kebutuhan. Craak dan ormailing 2007 dalam bukunya nirwansyah, [12], menyatakan bahwa terdapat beberapa pertanyaan yang mampu dijawab dengan dibangunnya sistem informasi geografis diantaranya.

  1. Ada apa di sana? Per. Ini bisa dijawab dengan cara menunjuk lho. Pada peta nama atau inform. Pada peta yang akan disajikan.
  2. Di mana? Pertanyaan ini muncul dalam satu atau lobi lokasi yang mengikuti kriteria dari kondisi pertanyaan tersebut. Dapat berupa kumpulan koordinat sebuah peta yang menunjukkan lokasi dari suatu objek.
  3. Sejak kapan berubah? Pertanyaan. Mencakup komponen geospasial yang berhubungan dengan waktu. Banyak pertanyaan yang berhubungan dengan perubahan perkembangan, Pembangunan suatu kota dari tahun ke tahun.
  4. Rute mana yang terbaik? Dalam mencari. Sistem informasi geografis dapat membantu mencari. Optimal yang bisa berupa jarak terdekat, kondisi lalu lintas, serta biaya yang dikeluarkan.
  5. Hubungan apa yang terjadi? Pertanyaan ini lebih kompleks dan sering membutuhkan banyak data geospasial. Contohnya hubungan Antara iklim mikro, Lokasi pabrik dan struktur sosial yang mengelilingi lingkungan tersebut.
  6. Apa jika? Pertanyaan ini berhubungan dengan kegiatan perencanaan dan peramalan. Contohnya apa yang dibutuhkan untuk membuat jaringan transportasi publik di sebuah wilayah tertentu?

Konsep Real Worlds dalam sistem informasi geografis

Konsep ini merupakan sebuah cara bagaimana mengubah realistis fisik bumi menggunakan model menjadi menjadi sebuah sisitem informasi geografis yang dapat disimpan, dimanipulasi, diproses dan direpresentasikan.

Dalam konsep real world terdapat 5 tahapan, yaitu.

  1. Pysical reality. Meru. Tahapan menganalisa dunia nyata yang akan dibuat menjadi sistem informasi geografis.
  2. Real world model. Adalah tahapan mengubah Objek objek di dunia nyata ke dalam bentuk Model.
  3. Data model. Merupakan tank. Objek objek model di dunia nyata ke dalam sebuah Tipe data.
  4. Database. Merupakan tahapan Untuk menyimpan seluruh data model Ke dalam sistem Basis data.
  5. Maps/ Reports. Merupakan hasil akhir dunia nyata yang dikonversi menjadi sebuah sistem informasi geografis.

Data spasial

Data spasial merupakan data yang bereferensi geografis atas representasi objek bumi. data spasial biasanya berdasarkan peta yang berisikan interpretasi dan proyeksi dari fenomena yang ada di bumi data spasial berkaitan dengan suatu koordinat lintang dan bujur atau latitude dan longitude contoh data spasial seperti data lokasi akses Point WiFi yaitu data grafis yang berbentuk marker yang merupakan lokasi titik-titik akses Point wi-fi yang tersedia

Secara umum data spasial memiliki dua jenis tipe yaitu data vektor dan data raster. Model data vektor Mampu menampilkan menempatkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik titik, garis garis kurva, atau Polygon beserta artinya atributnya dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y ( vector). Sedangkan model data raster mampu menampilkan dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matrik atau Pixel Pixel yang membentuk grid.

Data vector

Model data vektor merupakan data yang paling yang digunakan dalam sistem informasi geografis . Model data vektor Mampu menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva atau Polygon beserta atribut-atributnya dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y ( vector) dalam model data vektor untuk membangun objek spasialnya terbagi menjadi tiga bagian yaitu:

1. titik( point)

Titik tidak mempunyai dimensi namun dapat ditampilkan dalam bentuk simbol pada peta. Contoh: lokasi tempat industri lokasi tempat wisata, lokasi taman. 

2. Garis( Line)

Garis merupakan bentuk linear yang menggambarkan hubungan dua atau lebih titik dan mempresentasikan objek dalam bentuk dua dimensi. Contoh: sungai, jala.

3. Area (Polygon)

Area merupakan representasi objek dalam 2 dimensi. Contoh: danau, wilayah kota Bandung, wilayah kota Cimahi, wilayah Kota Serang.

Data raster

Data raster merupakan jenis gambar digital yang direpresentasikan dengan sel sebagai unit terkecil atau dapat diidentifikasikan sebagai metode untuk menyimpan, memproses menampilkan data spasial. Menyimpan data raster terdapat beberapa metode yaitu:

1. Run length encoding. Ini merupakan metode untuk mengurangi jumlah data pada setiap baris.

2. Block encoding. merupakan perluasan dari Run length encoding menggunakan rangkaian blog untuk menyimpan data.

3. Chain encoding. merupakan metode pengurangan data dengan mendefinisikan batas-batas entitas.

4. Quadtree data stucture. merupakan metode yang membagi setiap sel dalam gambar kedalam 4/4 bagian yang kemudian dibagi lagi ke dalam kelas-kelas.

Sumber spasial

1. Peta analog. merupakan peta dalam bentuk cetak yang kemungkinan besar memiliki referensi spasial seperti koordinat, arah mata angin dan skala. Contohnya adalah peta penggunaan lahan dan peta topografi yang umumnya bersumber dari citra satelit atau foto udara.

2. Citra penginderaan jarak jauh( citra satelit). dapatkan dari satelit disediakan dalam bentuk data raster. umumnya digunakan dalam kegiatan yang berhubungan dengan pemantauan sumber daya alam di muka bumi.

3. Foto udara ( aerials photograph) diambil menggunakan pesawat udara sehingga Citra yang dihasilkan memiliki cakupan area yang lebih kecil dibandingkan citra satelit. saat ini foto udara dapat diambil menggunakan Drone yang dikenali manusia menggunakan remote kontrol.

4. Tabular. merupakan data atribut bagi data spasial yang umumnya berbentuk tabel. Contohnya adalah data jumlah penduduk, peta kepadatan penduduk, data ekonomi.

5.Data hasil pengukuran. Data pengukuran dihasilkan berdasarkan teknik pemetaan tersendiri. pada umumnya data ini merupakan sumber data atribut. Contohnya batas administrasi dan batas kepemilikan lahan.

6. Data Global positioning system( GPS) pengembangan data dengan GPS biasanya direpresentasikan dalam format vektor.

Aplikasi Sistem informasi geografis

  1. Google Maps. Merem peta dunia yang dapat digunakan untuk melihat suatu daerah. Google Maps menampilkan peta berdasarkan citra satelit. Google Maps menyediakan 4 pilihan jenis model peta yaitu:
  2. Road map. Model peternak menampilkan peta dalam bentuk 2 dimensi.
  3. satelit. Model peta satelit menampilkan peta hasil pencitraan satelit.
  4. Terrain. menunjukkan menunjukkan relief fisik permukaan bumi menunjukkan seberapa tingginya suatu lokasi, contohnya menunjukkan keberadaan gunung dan sungai.
  5. hybrid. menampilkan peta hasil pencitraan satelit yang didalamnya terdapat informasi jalan dan nama kota( Informasi seperti peta road map).

Google Maps menyediakan api yang dapat membantu untuk mengembangkan sistem informasi geografis Google Map menyediakan data-data dasar untuk membantu pengembangan sistem informasi geografis diantaranya data tingginya suatu lokasi, gunung atau sungai.

Google Map menyediakan tampilan peta yang dapat di kasih menggunakan marker polyline, atau Polygon. Google Maps menggunakan data koordinat( latitude, longitude) untuk memodifikasi tampilan nya.

  1. Map box. merupakan layanan penyedia kostumisasi peta digital bagi para pengembang aplikasi dengan peta yang berbasis Open Street Map. Netbox dapat digunakan pada aplikasi berbasis website dan mobile. Mapbox memiliki tool bernama netbook studio untuk memudahkan dalam melakukan modifikasi peta.
  2. ArcGis desktop adalah sebuah solusi software aplikasi sistem informasi geografis yang memiliki fokus pada pengembangan pemetaan digital yang terintegrasi. Dalam software GIS terdapat fungsi yang berbeda-beda yaitu arcmap, arc katalog, dan Arc Reader.

ArcMap

Merupakan. Digunakan di untuk Melakukan editing, Analisis. Dan manajemen peta secara keseluruhan. Terdapat 2 jenis tampilan yang dapat digunakan dalam ArcMap, Yaitu. Geografik data view Dan page layout view. Geografik data view merupakan tampilan yang digunakan untuk Melakukan pengeditan peta secara langsung, memberikan label, mengatur simbol dan untuk melakukan analisis peta secara langsung.

Didalam geografik data view juga terdapat table of content Yang berisi semua layer peta yang sudah dimasukkan ke data frame. Pada jenis tampilan page layout view lebih difokuskan ke arah proses pencetakan peta.

ArcCatalog

Digunakan untuk mengelola dan mengatur informasi dalam sistem informasi geografis. ArcCatalog memiliki beberapa tools di antaranya:

  1. Menjelajah dan mencari informasi geografis.
  2. Import dan ekspor Skema Dan desain geodatabase.
  3. Mengelola ArcGis Server
  4. Mengelola metadata.
  5. Melakukan pencarian data sistem Informasi Geografis di jaringan lokal atau web.

ArcReader.

Digunakan untuk membantu melakukan analisis dasar dari sebuah peta, di antaranya untuk menampilkan data dan zoom pada peta. Peta yang dapat ditampilkan tidak terbatas hanya pada komputer lokal Atau Jaringan, Namun dapat menampilkan peta yang terdapat di server web.

Quantum gis.

Merupakan perangkat lunak Sistem informasi Geografis berbasis open source dan gratis untuk keperluan Pengolahan Data geospasial. Quantum gis Digunakan untuk memasukkan data sistem informasi geoGrafis dan dapat digunakan untuk mengolah Data Geospasial.

Contoh implementasi Sistem informasi geografis.

Sistem Informasi Geografis dalam bidang kesehatan.

Misal. Sistem yang dapat Menginformasikan. Lokasi layanan kesehatan Di kecamatan sehingga dapat memudahkan Masyarakat dalam mengetahui lokasi layanan kesehatan dan dapat membantu Dinas Kesehatan Kota Untuk mengetahui sebaran lokasi pelayanan kesehatan. 

Sistem Informasi geografis dalam bidang Sumber daya alam.

Upaya rehabilitasi hutan sangat penting untuk memulihkan kembali lahan yang telah mengalami kerusakan sehingga kehilangan atau berkurang fungsinya sampai pada batas toleransi.

Sistem informasi geografis yang dibangun Dapat Dapat membantu Memberikan skala prioritas daerah mana yang perlu direhabilitasi?

Sistem informasi. Grafis dalam bidang pendidikan.

Pada tahun 2014. Dinas Pendidikan Kota Bandung mengubah sistem penerimaan siswa baru bagi sekolah negeri yang sebelumnya menggunakan sistem cluster dan kemudian diubah menjadi sistem rayon. Perubahan tersebut bertujuan untuk menghilangkan status sekolah favorit dan mengupayakan pemerataan mutu pembelajaran di tiap sekolah. Pada penerapannya, perubahan tersebut ternyata menimbulkan masalah baru bagi calon siswa, Orang tua siswa, Dan pihak sekolah yaitu kurangnya informasi sekolah negeri di wilayah rayon, tempat tinggal siswa dan kesulitan mendapatkan rekomendasi sekolah yang sesuai kriteria Wilayah rayon tersebut. Sistem informasi yang dibangun diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kewilayahan tersebut.

Sistem informasi geografis dalam bidang pertanian.

Pemerintah Bone Seringkali terlambat atau bahkan tidak mendapatkan data data yang berkaitan dengan penurunan hasil produksi komoditi pertanian unggulan. Hal. Tempatkan tidak adanya data hasil produksi yang terdokumentasi atau bahkan tidak adanya data yang telah diolah sebagai acuan pengambilan kebijakan oleh pemerintah. Kasus ini dapat memperlambat pengambilan keputusan pemerintah terkait hasil produksi komoditi pertanian yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi kesejahteraan petani. Dengan memanfaatkan sistem informasi geografis akan sangat mempengaruhi kecepatan dalam hal perencanaan. Antisipasi. Langkah strategis. Upaya meningkatkan komoditi unggulan di Masing masing daerah. Dengan demikian data yang disajikan yang ditampilkan dapat lebih Akurat dan real time.

Sistem informasi geografis dalam bidang politik.

Di wilayah. Pamekasan untuk mengetahui basis pendukung partai politik masyarakat atau pihak terkait perlu secara langsung mendatangi kpud Kabupaten pemekasan sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama. Dengan di. Informasi geografis pemetaan basis partai. Membantu pemberian informasi kepada pihak terkait atau masyarakat secara lebih cepat dan mudah.

Sistem informasi geografis dalam bidang industri kreatif.

Cem. Penggunaan teknologi informasi oleh masyarakat tentunya dapat digunakan untuk memudahkan dalam mempromosikan dan memasarkan produk industri kreatif di Indonesia. Banyak daerah yang mempunyai ciri khas industri kreatif yang dimiliki, Sehingga tidak jarang bahwa bagi masyarakat yang berencana untuk memulai industri kreatif. Akan kesulitan untuk Untuk menentukan Industri kreatif apa Yang masih Berpotensi Untuk dikembangkan di suatu wilayah.

Dengan adanya sistem informasi geografis pemetaan potensi industri kreatif selain dapat memudahkan para pelaku industri kreatif untuk dapat mengetahui potensi industri apa yang berpeluang untuk dikembangkan di suatu wilayah juga dapat membantu para pelaku usaha dalam mempromosikan potensi usahanya.

Tool untuk Membangun Aplikasi sig menggunakan Google maps.

  1. Bahasa pemrograman php.
  2. Database my SQL.
  3. Framework, code igniter.
  4. Wamp Server.
  5. Microsoft visual studio code.
  6. SQLyog.
  7. Google Earth.
  8. Komponen data tables.
  9. Komponen chartt.Js.
  10. Navicat. Optional.

Tools untuk membangun aplikasi sig menggunakan map box.

  1. Bahasa Programan, php native.
  2. Database my SQL.
  3. Xampp Server
  4. Microsoft visual studio code.
  5. Google Earth
  6. Komponen data tabel.
  7. Komponen kanvas.JS

1 thought on “Sistem Informasi Geografis

Comments are closed.